Tampilkan postingan dengan label JAVA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAVA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

GUI EVENT HANDLING

pengertian


Event Handling merupakan konsep penanganan suatu action yang terjadi. Jadi suatu program akan berjalan saat sesuatu terjadi, misalnya saat tombol diklik, saat combo box dipilih dan sebagainya. Java memiliki beberapa jenis Event Handling, salah satunya adalah class ActionListener yang menangani aksi terhadap tombol. 


konsep dasar,Penerapan Dan contoh

Untuk  memahami  model,  pertama-tama  mari  kita  pelajari  melalui  tiga
komponen utamanya.

1. Event Source
   Event  source  mengacu  pada  komponen  GUI  yang  meng-generate  event.  Sebagai
contoh, jika user menekan tombol, event source dalam hal ini adalah tombol.
2. Event Listener/Handler
   Event  listener menerima  berita  dari  event-event  dan  proses-proses  interaksi  user.
   Ketika  tombol  ditekan,  listener  akan  mengendalikan  dengan  menampilkan  sebuah
informasi yang berguna untuk user.

3. Event Object
   Ketika sebuah event  terjadi (misal, ketika user berinteraksi dengan komponen GUI),
sebuah  object  event  diciptakan.  Object  berisi  semua  informasi  yang  perlu  tentang
event yang telah terjadi. Informasi meliputi tipe dari event yang telah terjadi, seperti
ketika mouse  telah di-klik. Ada beberapa  class event   untuk kategori  yang berbeda
dari user action. Sebuah event object mempunyai tipe data mengenai salah satu dari
class ini.





Contoh program :
import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;
public class Main extends JFrame{
private JButton tombolKu = new JButton(“OK”),
tombol2 = new JButton(“Cancel”);
private JLabel labelKu = new JLabel(” << ANDA TELAH MEMILIH OK >> “),
label2 = new JLabel(” << ANDA TELAH MEMILIH CANCEL >> “);
private JPanel panelKu = new JPanel();
Main() {
super(“Membuat Tombol”);
panelKu.setLayout(null);
setSize(450, 140);
setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);
labelKu.setBounds(110,20,450,25);
label2.setBounds(94,20,450,25);
labelKu.setVisible(false);
label2.setVisible(false);
tombolKu.setBounds(90,70,100,25);
tombol2.setBounds(250,70,100,25);
tombol2.addActionListener(new ActionListener(){
public void actionPerformed (ActionEvent evn){
label2.setVisible(true);
tombolKu.setEnabled(false);
}
});
tombolKu.addActionListener(new ActionListener(){
public void actionPerformed (ActionEvent evn){
labelKu.setVisible(true);
tombol2.setEnabled(false);
}
});
panelKu.add(labelKu);
panelKu.add(tombolKu);
panelKu.add(tombol2);
panelKu.add(label2);
getContentPane().add(panelKu);
setVisible(true);
}
public static void main(String[] args) {
Main evenKu = new Main();
}
}

Sedikit penjelasan, pada program diatas saya menggunakan event Action dengan 2 kejadian, yaitu setEnabled(false) dan setVisible(true) saat menekan tombol OK atau cancel.

Inilah GUI JAVA

Konsep Dasar GUI

Java GUI merupakan sebuah konsep yang memadukan dua buah teknologi yang ada yaitu Java dan GUI (Graphical User Interface). Seperti kita ketahui bersama Java merupakan bahasa pemrograman yang sudah mulai banyak digunakan saat ini karena beberapa kelebihan yang dimiliki seperti kemampuan multiplatform yang dimiliki, OOP, pustaka Class yang lengkap dsb.

Dapat disimpulkan bahwa Java GUI adalah pemrograman dengan bahasa Java yang dibuat menggunakan aplikasi yang berbasiskan GUI.  Tujuannya adalah menambahkan komponen-komponen yang tidak bisa dibuat dalam basis text. Komponen-konponen tersebut bisa berupa tombol, gambar, dll. Tujuannya  adalah untuk memudahkan user menggunakan program yang dibuat tersebut.

Pengertian GUI

Antar muka komputer yang berbasiskan grafis. Adalah citra grafis yang ditampilkan di layar komputer yang memungkinkan untuk mengakses aplikasi software dengan memakai menu dropdown, dialog box, radio button, check box, panel, tabs, toolbar, icon shortcuts dan tool lain. Atau bisa juga dikatakan jenis antarmuka pengguna yang memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan program dengan lebih banyak dengan gambar daripada perintah teks.
    
Sebuah GUI grafis menawarkan ikon, dan visual indikator, sebagai lawan dari antarmuka berbasis teks. Contoh perangkat yang menggunakan GUI:  perangkat genggam seperti MP3 Players, Portable Media Player dan perangkat Permainan. GUI ini dimulai pertama kali dengan X Windows hasil penelitian di MIT, kemudian Macintosh, Sun View, lalu disusul oleh Microsoft Windows, dan sistem operasi lainnya.




AWT

AWT merupakan singkatan dari Abstract Window Toolkit (meskipun orangdatang dengan memiliki banyak  ekspansi lainnya). AWT ini sekarang merupakan bagian dari Java Foundation Classes (JFC). API standar untuk menyediakan antarmuka pengguna grafis (GUI) untuk program Java. AWT juga toolkit GUI untukbeberapa profil Java ME.

contoh penggunaan AWT :
import java.awt.*;
public class FlowAp extends Frame{
public static void main(String argv[]){
            FlowAp fa=new FlowAp();
            //Change from BorderLayout default
            fa.setLayout(new FlowLayout());
            fa.setSize(400,300);
            fa.setVisible(true);
    }
    FlowAp(){
                add(new Button("SATU"));
                add(new Button("DUA"));
                add(new Button("TIGA"));
                add(new Button("EMPAT"));
                add(new Button("LIMA"));
                add(new Button("ENAM"));
                add(new Button("TUJUH"));
                add(new Button("DELAPAN"));
                add(new Button("SEMBILAN"));
                add(new Button("SEPULUH"));
        }//End of constructor
}//End of Application
 
 
SWING

Swing adalah bagian utama Java GUI widget toolkit.Swing adalah bagian dari Oracle's Java Foundation Classes (JFC)-API untuk menyediakan  graphical user interface (GUI) untuk program Java. Swing dikembangkan untuk menyediakan satu set yang lebih canggih dari komponen GUI dari Abstract Window Toolkit (AWT). 
 
Contoh penggunaan Swing :
 
public static void main(String[] args) {
        SwingExample se = new SwingExample();
        // Schedules theimport javax.swing.JButton; import javax.swing.JFrame; import javax.swing.JLabel; import javax.swing.SwingUtilities; public class SwingExample implements Runnable { @Overridepublic void run() { // Create the window JFrame f = new JFrame ("Hello, World!"); // Sets the behaviour for when the window is closedf.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE); // add a label and a buttonf.getContentPane().add(new JLabel("Hello, world!")); f.getContentPane().add(new JButton("Press me!")); // arrange the components inside the window f.pack(); //By default, the window is not visible. Make it visible. f.setVisible(true); } application to be run at the correct time in the event queue.
        SwingUtilities.invokeLater(se);
    }
}
 

SWT
 
Standard Widget Toolkit (SWT) adalah toolkit widget grafis untuk digunakan dengan platform Java. Ini pada awalnya dikembangkan oleh IBM dan sekarangdikelola oleh  Eclipse Foundation in tandem with the Eclipse IDE. Ini adalah sebuah alternatif untuk Window Toolkit Abstrak (AWT) dan Swing Java GUI toolkitsdisediakan oleh Sun Microsystems sebagai bagian dari Java Platform, Standard Edition.
 
Contoh penggunaan SWT :
  
import org.eclipse.swt.*;
import org.eclipse.swt.widgets.*;
 
public class HelloWorld 
{
   public static void main (String[] args) 
  {
      Display display = new Display();
      Shell shell = new Shell(display);
      Label label = new Label(shell, SWT.NONE);
      label.setText("Hello World");
      label.pack();
      shell.pack();
      shell.open();
      while (!shell.isDisposed()) 
      {
         if (!display.readAndDispatch()) display.sleep();
      }
      display.dispose();
   }
}
 
 
 
Sumber? Dari berbagai Sumber tentunya 
 

All About Stream IO

KONSEP DASAR STREAM I/O

Stream adalah representasi abstrak dari aliran data yang berjalan dari sumber (input stream) ke tujuan (output stream)

Contohnya :
-Membaca dan menulis file di dan ke harddisk
-Membaca dan menulis teks ke console
-Membaca dan menulis melalui network


Untuk membaca, program membuka stream pada sumber ( file, memory, socket) dan membaca informasi secara sekuensial.

Untuk menulis, program mengirim informasi ke tujuan dengan cara membuka stream tujuan, selanjutnya menulis informasi secara sekuensial.

Byte Stream
Terdiri dari Kelas InputStream, OutputStream, beserta turunannya:
  Character Stream :
InputStream dan OutputStream adalah abstract class untuk stream I/O, yaitu untuk membaca dan menulis data dari dan ke file.
Untuk membaca digunakan class yang mengimplementasikan InputStream, contoh : FileInputStream.
Untuk menulis digunakan class yang mengimplementasikan OutputStream, contoh : FileOutputStream.

Contoh = cara membaca File: FileInputStream :
1. Definisikan nama file yang akan dibaca melalui class File, atau nama file lengkap dengan path.
2. Periksa apakah file tersebut ada (exist) dan tipenya adalah file (bukan direktori).
3. Siapkan obyek FileInputStream untuk membaca isi file.
4. Baca input dengan menggunakan method read(), dan bila tidak ada input lagi, FileInputStream memberikan indikator -1 sebagai tanda tidak ada lagidata yang akan dibaca.
5. Gunakan method close() untuk menutup FileStream.

 

Rabu, 27 Juli 2011

Tentang JAVA

 

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystem saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (MVJ). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem opersai yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

Sejarah perkembangan Java

Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystem. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven). Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer. Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystem bersama Marc Andress, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).

Kelebihan JAVA

  • Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
  • OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
  • Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
  • Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
  • Pengumpulan Sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

Kekurangan JAVA

  • Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
  • Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft.NET platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
  • Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

Tahap Kompilasi Java

  1. Tulis / Ubah. Pemrogram menulis program dan menyimpannya di media dalam bentuk berkas '.java'.
  2. Kompilasi. Pengkompilasi membentuk bytecodes dari program menjadi bentuk berkas '.class'.
  3. Muat. Pemuat kelas memuat bytecodes ke memori.
  4. Verifikasi. Peng-verifikasi memastikan bytecodes tidak mengganggu sistem keamanan Java.
  5. Jalankan. Penerjemah menerjemahkan bytecodes ke bahasa mesin.tidak bisa di pakai‘’


Integrated Development Environment

Banyak pihak telah membuat IDE (Integrated Development Environment - Lingkungan Pengembangan Terintegrasi) untuk Java. Yang populer saat ini (Juli 2006) antara lain:
NetBeans disponsori Sun Microsystems, dan versi terkininya memilki Matisse, sebuah GUI Editor yang menurut pendapat umum merupakan yang terbaik.[rujukan?]
Eclipse dibuat dari kerja sama antara perusahaan-perusahaan anggota 'Eclipse Foundation' (beserta individu-individu lain). Banyak nama besar yang ikut dalam 'Eclipse Foundation', termasuk IBM, BEA, Intel, Nokia, Borland. Eclipse bersaing langsung dengan Netbeans IDE. Plugin tambahan pada Eclipse jauh lebih banyak dan bervariasi dibandingkan IDE lainnya.
JCreator ditulis dalam C/C++ sehingga lebih cepat (dan menggunakan memori lebih sedikit) dari kebanyakan IDE.